Langsung ke konten utama

Postingan

once again: selingkuh dan tetek bengeknya (part II)

maaf maaf yah warganet sebelumnya, MOHON MAAF KARENA KALIAN HARUS MEMBACA BUAH KARYA SEORANG MICHIKO YANG SOTOY DALAM POSTING INI http://sillymichi.blogspot.co.id/2013/03/selingkuh-dan-tetek-bengeknya.html Ya.... Tulisan tersebut ditulis oleh seorang Michiko yang masih duduk di kelas tiga sekolah menengah pertama. Aku nggak bisa menjamin validitasnya ( obviously , karena tidak ada pendapat ahli disana). Tapi ketika Aku baca-baca lagi, ya, ternyata, Aku ada benarnya. Hanya saja, setelah sekian tahun berlalu, many things happen dan ada beberapa hal yang Aku kurang setuju dari tulisanku sendiri. Mungkin juga ada beberapa penjelasan yang harus Aku beri, hanya untuk memberi detil agar tidak terjadi kesalahpahaman. First thing first , Aku nggak membenarkan perselingkuhan. Tidak ada maksud dalam kedua postingku tentang perselingkuhan yang mencoba menggiring kalian ke jalan yang menyimpang itu. Tapi kalo udah terlanjur yaudah nggak papa, jangan bawa-bawa, "IYA YANG AKU TUH HABIS...

Sebuah Kota yang Besar dan Modern

Pada sebuah kota yang besar dan modern, merindukan Aku menjadi sesuatu yang asing bagimu. Merindukan Aku menjadi sesuatu yang aneh untukmu, Tidak membuatmu terganggu, tidak juga membuatmu kembali mau. Aneh, sepertiku. Pada suatu kota yang besar dan modern, dalam sebuah percakapan dengan Ibu melalui telepon selulermu, kamu merindukan Aku. Pada saat itu, kamu merasa bahwa merindukan Aku adalah kebiasaan yang tidak sehat dan harus segera dihentikan. Kamu hanya belum tahu, kamu kecanduan Aku. Pada sebuah kota yang besar dan modern, kamu lulus dari perguruan tinggi dan kawin dengan rekan kerjamu. Kalian membangun karir dan beranak pinak dalam sebuah kota yang tidak ramah, namun tidak membuatmu kunjung beranjak. Kalian bermukim di sebuah kota yang besar dan modern, bekerja, mencari bahagia, bercinta. Lalu pada sebuah malam, setelah istrimu melenguh lega, kamu mulai kembali merindukan Aku. Pada sebuah kota yang besar dan modern, setelah membacakan dongeng pada anakmu dan mengantar mereka tid...

Belahan Dunia Lain

Kamu tidak datang dan tidak pernah datang. Mungkin di belahan dunia lain, kamu telah menemukan kehidupan yang lebih baik. Kamu bertemu orang-orang yang mendorongmu maju dan, tentu saja, melupakan Aku. Mungkin di belahan dunia lain, kamu hanya merasa bahwa ini bukan saat yang tepat untuk berlibur. Tentu saja, masih banyak urusan yang perlu kamu selesaikan selain perpisahan yang pantas untuk kita. Mungkin di belahan dunia lain, kamu memutuskan bahwa masa lalu kita tidak akan berpengaruh untuk kelanjutan hidupmu mendatang. Karena, tentu saja, Aku bukan siapa-siapa. Mungkin di belahan dunia lain, kamu sedang kelaparan dan memutuskan untuk memasak sebungkus mi instan, persis seperti yang kini Aku lakukan. Karena, tentu saja, hidup yang tidak sehat adalah yang membuatmu paling nyaman. Mungkin di belahan dunia lain, kamu merasa bahwa ketakutan diciptakan oleh orang lain dan bukan dirimu sendiri. Sehingga kamu mulai menyalahkan semua orang dan mendorong mereka pergi. Mungkin di belahan dunia ...

kesepian

pada suatu pagi yang ramai, aku kesepian. aku bangun, mandi dan sarapan. sepeda motor aku nyalakan, lalu tancap gas. menuju sebuah rumah yang kecil dan sederhana, tempat Ia tinggal dan masih terlelap. aku masuk dengan kunci cadangan yang Ia berikan, serta merta masuk ke kamar dan beranjak ke pelukannya, kehangatan. tidurnya begitu lelap, namun Ia beringsut mundur dengan mata masih terpejam, memutuskan untuk terlelap sendiri tanpa memeluk aku. mungkin hari ini bukan hari yang tepat untuk aku meredakan kesepian dengan kehangatan, ku putuskan untuk kembali berdiri dan meninggalkannya yang masih pulas. deru motorku perlahan menguar ketika memasuki pelataran parkir sebuah kedai kopi kecil di kota yang sempit ini, aku masuk ke dalamnya dengan hati yang telah sedikit terobati. aroma kopi menyeruak memasuki relung-relung nafasku. aku memesan segelas es kopi untuk mendinginkan kepala yang panas, aku lupa hatiku telah terlalu dingin. sesap demi sesap kureguk, tak terasa telah satu jam aku term...

daftar hal-hal

ingin ngeband tapi tidak bisa apa-apa (well, kata orang-orang saya bisa nyanyi. tapi saya dikeluarin??? jadi let's just assume saya ngga bisa nyanyi) ingin melewati minggu-minggu perkuliahan dengan baik tapi kurang fokus belajar. (saya belajarnya sambil kerja jadi baca trus kerja trus baca lagi tapi udah lupa bacaan sebelumnya hehe) ingin pacaran. minum kopi sejuk. ngobrol aja. bisa sih tapi (tidak bisa karena..... mobile legend always win) ingin berlibur ke bali. sendirian aja. tapi tidak boleh sama ayah ibu. (mungkin takut saya mabok-mabokan trus ilang disana, kan saya ceroboh dan teledor) ingin berhenti bekerja tapi saya masih butuh uang dan pekerjaan dan status sosial yang lebih tinggi dari teman-teman yang hanya nganggur di kosan. (anggap saja pekerjaan adalah investasi saya terhadap kehidupan yang lebih baik) ingin main ukulele hingga puas dan bisa (tapi saya ngga ada wifi di rumah hehe, malas kalo harus mainan jimbron di luar) ingin meranta...

Friendship

Happy International Friendship Day! aku nulisnyaa tanggal 6 Juli 2017 pukul 00.16 so sepertinya terlambat 16 menit tapi nggak papa. it was one of the most beautiful day in my life. ya memang aku selalu hiperbola, but I still think days I spend with my 24/7 support system is a happiness. hari ini aku hanya ingin bilang bahwa aku sangat bersyukur memiliki teman-teman yang bisa diajak ketawa tanpa perlu nyimeng dan bisa diajak ngomong ngelantur tanpa perlu mabok. terima kasih telah mengayomi seorang michiko yang kian hari kian aneh dan tidak terkontrol. terima kasih telah tidak memihak ketika michiko salah. terima kasih telah menjadikan seorang michiko yang bisa menulis kalimat-kalimat ini dengan penuh rasa bahagia meski tadi sempat kecewa (tentunya bukan karena kalian). termasuk terima kasih karena sudah mau ikut dosa kalo michiko bohong tapi mengkambinghitamkan nama kalian, you guys rock. banyak pertemanan yang tumbuh tapi kalian tidak akan terpangkas. dari seorang michiko yang po...

takdir dan keyakinan

It's been a hell of a week. Ugh, it's not that I don't have time to update, I always have my phone but I just feel like I can't write anything. Ya mungkin bisa nulis tapi sebatas kekecewaan dan hal-hal negatif yang membuat kalian akan merasa aku manusia yang hanya bisa mengeluh. Beberapa update yang akan aku ceritakan tentang kehidupanku adalah aku membeli sebuah ukulele dan aku mengerjakan sebuah projek festival, it's not a sounding tho. aku hanya ingin menceritakan hal-hal di kehidupanku saja dan apa yang aku rasakan. it's kind of emotional. Soooooo, aku sudah lama banget nggak nyanyi like perform, I feel like I need to challenge myself, and I bought an uke. I name him Jimbron. Ada alasan kenapa aku memilih nama Jimbron untuk alat musik pertamaku. Dalam novel Sang Pemimpi (ini termasuk tetraloginya Laskar Pelangi, fyi), Jimbron ini adalah teman dari Arai dan Ikal. Menurutku, Jimbron adalah tokoh pendongkrak bagaimana Arai dan Ikal mewujudkan mimpi mereka...