Langsung ke konten utama

YOU'RE WASTING MY TIME !

aku gak habis pikir ambek wong-wong sing sampek saiki sek geng-gengan, sek kelompok-kelompokan, bingung aku. yaopo caramu iso urip sih rek?
saiki ngene ae. aku merasa yo. dengan hidup sing fleksibel mlayu rono mlayu rene iki, aku sik merasa gak iso hidup sepenuhnya seperti manusia sebagai makhluk sosial.yaopo rek rasane dadi awakmu sing geng-gengan iku mau? lek konco sak gengmu gaonok kon katene lapo?
paling jawabmu,
"yo mangkane golek konco sak geng an sing wakeh"
lho kon lair lo engkok dhewean, mati engkok dhewean. lapo golek konco ? sak ndunyo iki konco sak gengmu !
saiki ngene lah. kon lek gak seneng yo wes gak seneng o ae. kon iki koyok konco mek siji ae seh rek. kon gak seneng iku durung tentu sing liyane gak seneng pisan.
dadi kon kon kabeh, sing geng-gengan, sing ngumpul, sing alay, sing kelompokan, sing sik seneng sok manis ndek ngarepe lanang. menengo.
hish ! muak aku. kon iki urip ndek ndunyo koyok jek suwe-suwe o ae manis-manisan dhisik.
saiki yo, mulai o urip koyok manusia sebagai makhluk sosial.
seneng aku ngono ndelok e.
kon ngerti rek, guyon cekakakan dhewe iku gak mencerminkan kon pantes dadi menungso.
reganono sing liyane. lek ngambu sesuatu gak beres yo takono masio kon akhir-akhire dipateni pokoke niatmu genah !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

padat merayaap

ngakak. liat di tweet mas-mas mbak-mbak bikin yang hashtag nya #smp5moments. kenangannya lucu-lucu, ada yang mengenai bu surip latah 'eh jaran' iku biasane aku sing nggarai. eh dosaaaa, dosaaaaa. ngusilin orang di hidupku sama dengan hiburan tak terkira, kayak yang tadi-tadi itu sampe bikin genon nangis perkara dia kebelet pipis tapi nggak tak anterin ke kamar mandi trus tak suruh pipis di wastafel, eh nangis dia, apa salah hambaaaa? trus barusan genon marah soalnya aku bilang ke bu marinda genon pacaran. lho kan bener, tapi bu marinda gak denger, GITU AJA SAMA GENON DIBIKIN RIBUT, PELIS DEH NON, MAS ADIT IKU MARI MBOK CEKOKI BANYU TAJIN TA KOK NURUT TEMEN. masa' aku yang bikin gara-gara dia marahnya sama mas adit pacarnya yang nurut itu. katanya, 'aku iki backstreet ayahku gaeroh, engkok lek bu marinda eroh aku dikandakno ayahku, GAK LUCU GUYONMU' dalam hatiku, aku udah mendidih, 'LHA KON AKU SERIUS MBOK GAWE GUYON IKU MBOK KIRO LUCU A' aduh jadi emosi. ta...

Berita Paling Membingungkan Sedunia

Pagi ini aku terbangun dengan berita paling membingungkan sedunia. Malam tadi, kamu hanya pamit untuk tidur lebih awal. Bukan tidur untuk selama-lamanya. Keisengan macam apa ini? Tanpa keluhan, tanpa himbauan, kamu menghembuskan nafas terakhir? Aku bangun pagi dengan kebingungan, aku masih tidak tahu bagaimana aku harus merespon kabar yang aku terima. Aku bahkan tidak punya baju warna hitam. Aku tidak menangis karena aku tidak sedih. Aku hanya kebingungan. Aku sangat kebingungan. Aku berangkat sendiri menuju kediamanmu. Bertemu dengan sahabat-sahabat kita dan tatapan prihatin mereka, namun aku tetap tidak menangis. Aku masih belum bisa memahami kabar yang kuterima beberapa jam yang lalu. Bahwa manusia yang hampir tiap hari mewarnai hari-hariku telah tiada nafasnya. Aku bertemu keluargamu yang belum sempat berkenalan denganku. Mereka mengenaliku namun terlihat ragu-ragu. Aku tidak tahu arti keraguan itu, mungkin mereka masih sama bingungnya denganku. Beranjak aku menuju peti t...

Menunggu

aku jatuh cinta pada setiap keping kenangan yang kita kumpulkan bersama ketika uap dari kedua cangkir kopi kita mulai mengepul. lalu percik api dari korek di tangan kananmu menyulut anak-anaknya pada sebatang rokok yang telah tersisipkan di kedua belah bibirmu. jari telunjuk dan jari tengahmu telah bersiap mencabutnya segera setelah kamu hisap racun-racunnya. kamu berceloteh, seperti biasanya. telingaku bersukacita, baginya suaramu merupakan melodi terindah. hanya dengan kamu, aku bisa menjadi pendengar setia. mulutku, terkatup. rapat. kisah-kisahmu mengalir deras, hingga detik menit jam terlewat dan aku masih termangu menyangkutkan daguku pada kedua telapak tangan yang senantiasa menyangga dengan tidak berat hati. kamu membuat aku terpaku. tahukah kamu aku tidak pernah sediam ini? tak bisa kubayangkan bila beberapa bulan lagi mungkin aku hanya akan kembali menjadi seorang aku yang tidak merindu pada celotehmu. namun aku percaya, Tuhan tidak mempertemukan kita dengan sia-sia. yang m...