Langsung ke konten utama

HUWAAAAAA

eh sebenernya aku tadi posting puanjang lo soal bagas sama persami.
tapi kok ilang ya, bego banget internetku sumpah :O
tapi gapapa ding, cuma bentar kok. ini udah bisa lagi.
jadi gini lo. persaminya gak jadi. udah gausah diulang tanganku udah pegel ngetik daritadi. aku sebel bet sama bu djane itu hiiiiih. adek kelasku mau jadi apaaaa, tambah manja aja anak-anak ituuu -..-
tadi pagi jari manis kanan nya bagas berdarah. padahal sebelum berangkat sekolah aku ada niatan bawa plester tapi aku pikir kan ngapain. palingan kalo aku luka ya gak bakal berdarah. eh ternyata yang luka malah bagas. darahnya banyak tapi aku gak liat lukanya seberapa. sama bagas cuma dicuci gak diapa-apain, darahnya masih keliatan gitu. kasian dia nungguin UKS buka. aku geli liat darahnya, padahal kalo yang lain keluar darah aku biasa aja, tapi kenapa ya kalo bagas aku jadi geli padahal aku ngerti luka sekecil itu gak bikin bagas mati.
aku perhatiin bagas berubah bet ya daripada pas kelas7. tambah slengekan, bajunya tambah keluar, celananya makin melorot. dulu poninya alay cekarang lebih alay, hehe, enggak ding becanda -..- pokoknya cocok deh sama bagas.
bagas kalo ketawa tetep lucu ya. bikin aku ketawa juga :3
kata-katanya anas kemaren pas kerja kelompok bikin kepikiran banget nget nget. tapi gimana kalo ternyata kebalikan dari itu? pasti aku kecewa beraaaat :o
aku sayang bagaaaaaas pokoknyaaaa. bagas loooooo bukan yang laiiiiin ._.
udah yaa .. aku mau anu dulu #bingungmaungapain
eh template ku baru lagi lo :p

Komentar

Postingan populer dari blog ini

padat merayaap

ngakak. liat di tweet mas-mas mbak-mbak bikin yang hashtag nya #smp5moments. kenangannya lucu-lucu, ada yang mengenai bu surip latah 'eh jaran' iku biasane aku sing nggarai. eh dosaaaa, dosaaaaa. ngusilin orang di hidupku sama dengan hiburan tak terkira, kayak yang tadi-tadi itu sampe bikin genon nangis perkara dia kebelet pipis tapi nggak tak anterin ke kamar mandi trus tak suruh pipis di wastafel, eh nangis dia, apa salah hambaaaa? trus barusan genon marah soalnya aku bilang ke bu marinda genon pacaran. lho kan bener, tapi bu marinda gak denger, GITU AJA SAMA GENON DIBIKIN RIBUT, PELIS DEH NON, MAS ADIT IKU MARI MBOK CEKOKI BANYU TAJIN TA KOK NURUT TEMEN. masa' aku yang bikin gara-gara dia marahnya sama mas adit pacarnya yang nurut itu. katanya, 'aku iki backstreet ayahku gaeroh, engkok lek bu marinda eroh aku dikandakno ayahku, GAK LUCU GUYONMU' dalam hatiku, aku udah mendidih, 'LHA KON AKU SERIUS MBOK GAWE GUYON IKU MBOK KIRO LUCU A' aduh jadi emosi. ta...

Berita Paling Membingungkan Sedunia

Pagi ini aku terbangun dengan berita paling membingungkan sedunia. Malam tadi, kamu hanya pamit untuk tidur lebih awal. Bukan tidur untuk selama-lamanya. Keisengan macam apa ini? Tanpa keluhan, tanpa himbauan, kamu menghembuskan nafas terakhir? Aku bangun pagi dengan kebingungan, aku masih tidak tahu bagaimana aku harus merespon kabar yang aku terima. Aku bahkan tidak punya baju warna hitam. Aku tidak menangis karena aku tidak sedih. Aku hanya kebingungan. Aku sangat kebingungan. Aku berangkat sendiri menuju kediamanmu. Bertemu dengan sahabat-sahabat kita dan tatapan prihatin mereka, namun aku tetap tidak menangis. Aku masih belum bisa memahami kabar yang kuterima beberapa jam yang lalu. Bahwa manusia yang hampir tiap hari mewarnai hari-hariku telah tiada nafasnya. Aku bertemu keluargamu yang belum sempat berkenalan denganku. Mereka mengenaliku namun terlihat ragu-ragu. Aku tidak tahu arti keraguan itu, mungkin mereka masih sama bingungnya denganku. Beranjak aku menuju peti t...

Menunggu

aku jatuh cinta pada setiap keping kenangan yang kita kumpulkan bersama ketika uap dari kedua cangkir kopi kita mulai mengepul. lalu percik api dari korek di tangan kananmu menyulut anak-anaknya pada sebatang rokok yang telah tersisipkan di kedua belah bibirmu. jari telunjuk dan jari tengahmu telah bersiap mencabutnya segera setelah kamu hisap racun-racunnya. kamu berceloteh, seperti biasanya. telingaku bersukacita, baginya suaramu merupakan melodi terindah. hanya dengan kamu, aku bisa menjadi pendengar setia. mulutku, terkatup. rapat. kisah-kisahmu mengalir deras, hingga detik menit jam terlewat dan aku masih termangu menyangkutkan daguku pada kedua telapak tangan yang senantiasa menyangga dengan tidak berat hati. kamu membuat aku terpaku. tahukah kamu aku tidak pernah sediam ini? tak bisa kubayangkan bila beberapa bulan lagi mungkin aku hanya akan kembali menjadi seorang aku yang tidak merindu pada celotehmu. namun aku percaya, Tuhan tidak mempertemukan kita dengan sia-sia. yang m...