Langsung ke konten utama

speak now !

sedikit cerita hari ini saya mau lomba nyanyi , lucu sekali . seorang michiko miera lomba nyanyi , semua orang ketawa . kali ini saya mau nyanyi lagunya taylor swift yang speak now , sebenernya baru tertarik sama lagu ini setelah denger satu dua kali lewat temen les yang nyanyi , entah suaranya dia yang sipp atau memang ada chaemistry diantara saya dan 'speak now' akhirnya sekarang saya sudah (insyaAllah) hafal di luar kepala dengan usaha selama satu minggu pagi siang sore malam menyanyikan lagu ini .

yang sama dengan kehidupan saya dalam lagu ini hanya satu , judulnya . tau kan ? dunia ini penuh dusta , yang bisa jujur cuma Tuhan , Malaikat , dan .. hati nurani . sayangnya hati nurani saya punya turunan pemberontak , jadi seenggaknya setiap hari pasti selalu bilang , 'speak now or forever hold your peace' , kalo saya ngomongin apa yang ada dalam hati nurani saya pasti saya sudah di keluarkan dari SMP 5 sejak dari saya masuk beberapa hari .

kita mulai darimana ? dari lomba ? oke . saya ngakak tadi pas 'someone special' saya tanya , "kenapa sih kalo lomba selalu pas mau ujian ?" , tepat sekali , beberapa bulan yang lalu saya lomba juga di tempat yang sama dan besoknya dia mau ujian juga , hari ini saya mau lomba lagi di tempat yang sama dan dia mau lomba , takdir tidak 'mentresnani' dirimu melihat performanceku sayang :D
ngomong - ngomong soal si 'someone special' , dulu pas saya baru lomba nyanyi pertama kali , saya belum berstatus 'taken' seperti sekarang , waktu itu masih jomblo beudth (?) tapi hari itu saya udah kenal lah , udah smsan setelah beberapa bulan chat di facebook , nggak ngerti sengaja nungguin , dia emang suka begadang apa gimana , tapi yang jelas hari itu pengumumannya malem dan saya dapet juara , dia sms "lain kali harus juara 1 ya ?" sampe sekarang masih inget banget ada sms gitu , aaaaa ngefly deh , kalo boleh saya jawab lagi , saya mau jawab , "pengennya sih juara 1 terus" (ngarep deh) wahaha , kalo mau ngomongin masalah 'someone special' biar saya bikinin satu posting khusus deh , kalo disini entar nyeleweng malahan , nggak sama kayak rencana awal :p

speak now dalam kehidupan saya maksudnya berbicara tentang berbagai ketidak adilan yang saya alami sejak saya masuk di sebuah kehidupan remaja masa kini , apalagi masuk SMP . sejak saya masuk SMP dan kelas saya terkenal dengan kelas yang berisi segumpal murid bajingan dengan segala kebodohan mendalam , apalagi ditambah embel - embel RSBI . oke , soal kelas saya dijelek - jelekin , udah biasa , tapi soal RSBI ? ada berapa murid RSBI yang terlecehkan kalo misalnya setiap guru bilang RSBI cuma tampungan anak - anak yang punya duit dan berotak dangkal ? NGGAK , otak kita nggak dangkal , seenggaknya kita enggak kampungan , malah saya pernah berpikir RSBI adalah sekumpulan murid cerdas dengan kemampuan bahasa Inggris berlebih yang meminta fasilitas untuk kelebihan ilmu mereka , tapi ternyata ? masuk RSBI cuma jadi bahan bego - begoan , cuma bisa bayar lah , tugasnya cuma nyumbang piala , begini lah begitu lah .

kita nggak pernah ngandalin uang kok , tapi kita emang pantes kan dapet fasilitas yang memadai dengan berjuta - juta rupiah yang kita keluarkan setiap tahun ? eh malah yang kita dapet cuma cemooh dari (yang lebih mengenaskan lagi) guru - guru kami yang selama ini memberi kami ilmu , menurut saya di sekolah saya tercinta ini guru yang friendly sama saya bisa dihitung dengan jari , bahkan guru BK pun tidak bisa bertoleransi atas bagaimana sikap saya . saya suka sekolah ini , saya suka setiap pagi berangkat menyusuri kota Malang yang semakin ramai , saya senang belajar bersama teman - teman di kelas , saya senang mengerjakan berbagai ujian yang diselenggarakan walaupun nilai saya pas - pasan atau bahkan tidak memuaskan , saya senang membaca di perpustakaan saya yang juara nasional , saya cinta sekolah saya . tapi saya tidak cinta dengan bapak ibu guru yang berkata bahwa saya salah satu dari sekian murid bodoh .

bagaimana negara ini bisa maju jika sedari dini generasi penerusnya hanya dijejali dengan celaan - celaan yang bahkan sama sekali tidak bisa lagi ditampung di hati ? bagaimana mereka terdorong untuk lebih rajin belajar ? bagaimana cara mereka meneruskan aksi kemajuan bangsa ini jika success feeling saja tidak punya ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berita Paling Membingungkan Sedunia

Pagi ini aku terbangun dengan berita paling membingungkan sedunia. Malam tadi, kamu hanya pamit untuk tidur lebih awal. Bukan tidur untuk selama-lamanya. Keisengan macam apa ini? Tanpa keluhan, tanpa himbauan, kamu menghembuskan nafas terakhir? Aku bangun pagi dengan kebingungan, aku masih tidak tahu bagaimana aku harus merespon kabar yang aku terima. Aku bahkan tidak punya baju warna hitam. Aku tidak menangis karena aku tidak sedih. Aku hanya kebingungan. Aku sangat kebingungan. Aku berangkat sendiri menuju kediamanmu. Bertemu dengan sahabat-sahabat kita dan tatapan prihatin mereka, namun aku tetap tidak menangis. Aku masih belum bisa memahami kabar yang kuterima beberapa jam yang lalu. Bahwa manusia yang hampir tiap hari mewarnai hari-hariku telah tiada nafasnya. Aku bertemu keluargamu yang belum sempat berkenalan denganku. Mereka mengenaliku namun terlihat ragu-ragu. Aku tidak tahu arti keraguan itu, mungkin mereka masih sama bingungnya denganku. Beranjak aku menuju peti t...

padat merayaap

ngakak. liat di tweet mas-mas mbak-mbak bikin yang hashtag nya #smp5moments. kenangannya lucu-lucu, ada yang mengenai bu surip latah 'eh jaran' iku biasane aku sing nggarai. eh dosaaaa, dosaaaaa. ngusilin orang di hidupku sama dengan hiburan tak terkira, kayak yang tadi-tadi itu sampe bikin genon nangis perkara dia kebelet pipis tapi nggak tak anterin ke kamar mandi trus tak suruh pipis di wastafel, eh nangis dia, apa salah hambaaaa? trus barusan genon marah soalnya aku bilang ke bu marinda genon pacaran. lho kan bener, tapi bu marinda gak denger, GITU AJA SAMA GENON DIBIKIN RIBUT, PELIS DEH NON, MAS ADIT IKU MARI MBOK CEKOKI BANYU TAJIN TA KOK NURUT TEMEN. masa' aku yang bikin gara-gara dia marahnya sama mas adit pacarnya yang nurut itu. katanya, 'aku iki backstreet ayahku gaeroh, engkok lek bu marinda eroh aku dikandakno ayahku, GAK LUCU GUYONMU' dalam hatiku, aku udah mendidih, 'LHA KON AKU SERIUS MBOK GAWE GUYON IKU MBOK KIRO LUCU A' aduh jadi emosi. ta...

aku pengen...

gak ngerti kenapa aku kok nangisan ya cekalang. hampir tiap hari sepulang sekolah aku nangis. hari sabtu aku nangis perkara tabel, hari ini aku nangis soalnya punggung ku di pukul sama yussy. sakiiiiit, mich gak boleh nangis mich kuat mich cabals :O *nangis darah* aku pengen kenal semuanya sampe tuaaaa. aku sayang semuanyaaaa. ini beberapa tuit terbodoh yang membuatku terlihat semakin tidak realistis. aku pengen sahabatan sama doya sampe doya gede trus doya hidup bahagia sama keluarga kecil barunya. aku pengen ke afrika sama virza trus aku beli pentax pink. aku pengen kenal bagas sampe tua trus mancing bareng sama perut buncitnya itu. aku pengen makan ikan bakar bareng bagas. aku pengen liat deryan ngeng ngeng ngeng ngeng kayak palentinorosi. aku mau nonton acara akad nikahnya pukis nanti. aku bakal dateng ke nikahannya nadhif kalo nikahannya pake adat arab. (nomor 7 ke bawah belum ada di twitter) aku pengen liat pras masuk harvard soalnya berhasil ngehack situs resmi nya. ...