Langsung ke konten utama

bagaimana tentang si ini dan si itu yang blablabla ?

hari ini , tanggal 19 Maret 2011 mungkin menjadi salah satu hari yang bersejarah bagi sebagian dari kawan - kawan saya , saya juga sih , makanya saya mau cerita soal tetek bengek percintaan atau kalau di google translate bisa dikatan sebagai romance stuff , romantis sekali judulnya .

saya punya satu cerita tentang dua anak muda hari ini , enggak dua sih , empat lah kira - kira (?) yang punya satu sisi romantis di balik hubungan mereka , salah satunya Virza dan Mas Danniar . haha , akhirnya setelah beberapa bulan HTS an , hari ini mereka jadian , masih inget banget waktu itu lagi chat sama Mas Danniar , 'cinta itu kayak granat , kalo disimpen ya meledak ke kita sendiri bisa - bisa , tapi kalo dilempar bisa ada dua kemungkinan , meledak ke kita atau meledak ke orangnya , diterima atau ditolak' , padahal kemaren malem 'someone spesial' saya baru ngajak , "liat Danniar nembak Virza yuk ?" wahaha .

pertemuan pertama dan ngobrol langsung saya sama 'someone spesial' saya juga hari ini pas pulang sekolah , harusnya tadi pas mau masuk , eh ternyata saya dateng telat , nggak ngerti sengaja nunggu apa gimana pulangnya dia ternyata masih di depan , padahal saya asik cerita - cerita di kantin , alhasil setelah dia mau pulang pas di depan pagar saya baru mengejarnya , dramatis sekali saudara - saudara , jadi kita cuma ngomong bentar , beberapa menit kemudian kita 'seperti dua kapal yang berpapasan sewaktu badai' hanya melihat punggung satu sama lain , tidak memberi sinyal , tidak tahu apa yang harus dibicarakan .

dalam hubungan kami , rasanya dia terlalu banyak berkorban , dari baru pertama jadian dibela - belain kehujanan padahal minggu depannya mau ujian , ngrelain pulsa buat telfon , apa antara laki - laki dan perempuan masih ada hukum seperti ini dimana laki - laki harus berkorban habis - habisan dan si perempuan tak berani mulai duluan karena gengsi , tersindir sama omongan sendiri deh gini ini .

apa bener cinta sesederhana itu ? kenalan , hahahihi , ngobrol , merasa pas , jatuh cinta , pacaran , (dan kalo lagi sial - sialnya) putus , sinetron banget . bagi yang unrequited malah lebih parah , kenalan atau ngefans , PDKT , gantung , unrequited , sadis . 
ngerti rasanya jatuh cinta kan ? dalam jatuh cinta , kangen adalah satu hal paling mengganggu , seandainya kangen itu dibayar , orang jatuh cinta pasti udah jadi jutawan sekarang . kayak di lagu yang judulnya 'living on a jet plane' :

"every place i go i'll think of you
every song i sing i'll sing for you"


kebetulan 'someone spesial' saya juga (katanya) bisa nyanyi :p

seandainya cinta tidak sesederhana itu , apa manusia tetap tidak ingin lepas dari cinta ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ritual Mengganti Seprei (her)

Kepada seseorang yang hatinya pernah kuremukkan lalu kususun kembali dengan tatanan yang tidak tepat, mungkin malam ini kamu sibuk mengerjap, memandangi langit-langit kamar yang kosong sembari membiarkan memori tentang pertengkaran serta pertukaran kenangan kita di belakang kedua matamu. Begitu pula dengan Aku, yang sibuk berandai-andai bagaimana esok pagi akan kulewatkan tanpa membuatkanmu sepiring panekuk yang terlalu matang dan tidak kamu suka, tapi tetap kamu makan karena kamu tahu hanya itu yang bisa aku buat. Aroma kopi yang tiap pagi Aku buatkan untukmu, tiga sendok bubuk kopi dan satu sendok gula yang diseduh dengan air panas hasil rebusan, masih lekat di remang-remang indra penciumanku. Segala kesibukan yang dulu terasa berat dan tidak menyenangkan, kini terasa kian dirindukan. Sepiring panekuk dan secangkir kopi yang kamu balas dengan senyum dan kecup di pipi kananku, Aku selalu suka. Kamu selalu bersikukuh untuk sarapan, meski setelah itu kegiatanmu hanya seputar bergelu...

terima kasih sebanyak - banyaknya bisa saya bilang

pertama saya mau terima kasih buat Revy Tiara Zahra , yang sudah merombak habis - habisan blog saya jadi terlihat seperti blog cewek (?) good job kedua mau terima kasih buat Bunda , panggilan saya kepada mamanya Revy yang sudah menginspirasi banyak puisi serta cerpen dengan menggunakan bahasa yang lebih menggugah jiwa ketiga buat Virza yang tetep nemenin chat di facebook saat yang laen udah ke twitter (twitter lagi) keempat buat 'someone special' yang mau fotonya sama foto saya pas interview dan baru kenal dulu dibikin profile picture saya kelima buat Mas Danniar atau Mas Dandong yang mau ngasih traktiran besok walopun kayaknya saya cuma minta permen milkita emutan (lollipop maksudnya) keenam .. keenam .. sapa ya ? jadi lupa . keenam buat saya sendiri yang senantiasa ingin membahagiakan orang sekitar walaupun masih belum yakin apakah bisa membahagiakan diri sendiri :p oh iya , ini untuk ketujuh dan seterusnya , makasih buat temen - temen yang suka baca blog saya (g...

Menjadi Rumah

Sudahkah kamu pulang? Pulanglah, peluklah amarahmu. Bersedihlah, menangislah. Tersenyumlah. Karena dalam setiap amarahmu akan ada ketenangan yang menerimamu kembali. Ada ketenangan yang menjadi rumah bagi amarahmu. Karena dalam sedih dan tangismu akan ada bahagia dan peluk-peluknya. Ada bahagia yang menjadi rumah bagi mereka. Maka tersenyumlah, karena ada kisah-kisah sendu yang siap menerimamu kembali. Ada kisah sendu yang menjadi rumah bagi senyummu. Mengingatkanmu kembali pada aroma seorang yang pernah membuatmu patah hati dan kembali berdiri dua kali lebih tegar. Mengingatkanmu atas gelak tawa di tengah malam ketika letih melanda dan lelucon apapun terasa lucu. Mengingatkanmu pada sore-sore yang dihabiskan dengan berkendara. Sudahkah kamu pulang? Pulanglah, peluklah dirimu. Pulanglah, karena tanpa bahagia kamu bisa pulang. Pulanglah, karena amarah juga merindukanmu. Pulanglah, tidak ada yang salah dengan menjadi rapuh.