Langsung ke konten utama

the good old days

hari ini, senin, 8 juni 2015. 

tumben banget sampe hari senin masih ketemu mas dio. tadi mainan kuciang sampe bosen sambil nunggu hujan reda, trus akhirnya dia pulang langsung ke surabaya. setelah dia pulang, aku nonton pich perfect 2 sendirian. ternyata emang sometimes kita butuh waktu untuk berdamai dengan diri sendiri. beberapa waktu ini, aku lagi sering males nyanyi, males berhubungan dengan segala hal yang berhubungan dengan musik. sampe tadi malem di ulang tahunnya arum ada satu lagu yang bikin aku pengen banget ikut nyanyi, akhirnya aku ikut._. and then, I realized, it makes me happier. it's good. trus tadi nonton pitch perfect, I cried three times. call me chicken, I am.

pulang dari sana tiba-tiba pengen nyangkruk, padahal rencana pengen pulang aja untuk menghemat pengeluaran. ternyata epong diajak keluar dimmie, tumben. yaudah akhirnya aku ikut. ke racel risol tapi pada abis, akhirnya kita ke dw coffee. tempat yang pengen tak cobain banget. enak ternyata, minumnya lumayan, conversationnya juga..... yeah, ternyata bukan hanya perasaan. tapi emang banyak banget hal yang berubah. dari pembicaraan, penampilan. 

dulu nggak ada yang panggil michi. dulu adanya mich, maybe because it's rhymes with bitch. yang kemana-mana selalu pake hotpants yang nggak hot, yang masih sering menuai kontroversi di twitter, yang kalo nonton pensi sampe jam 11. yang dulu nggak pernah nonton sendirian, nggak ada takutnya nyetir motor sendirian meski pulang malem. bagian diriku yang itu kayak menghilang entah kemana. karena tadi sebelum berangkat, aku ngaca. I may not that girl anymore. but I believe, she's still there.

tadi malah pake dress vintage punya ibu dulu, trus pake espadrilles dan tote bag. tapi tetep, nyetir motor sendiri hahahaha. but it was fun. I really enjoying time I spend with myself. aku ternyata asyik juga ya orangnya hahahaha.

there will always be that good old days moment, but then again I couldn't be more grateful for who I am today. that good old days really helps me finding myself this far.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ritual Mengganti Seprei (her)

Kepada seseorang yang hatinya pernah kuremukkan lalu kususun kembali dengan tatanan yang tidak tepat, mungkin malam ini kamu sibuk mengerjap, memandangi langit-langit kamar yang kosong sembari membiarkan memori tentang pertengkaran serta pertukaran kenangan kita di belakang kedua matamu. Begitu pula dengan Aku, yang sibuk berandai-andai bagaimana esok pagi akan kulewatkan tanpa membuatkanmu sepiring panekuk yang terlalu matang dan tidak kamu suka, tapi tetap kamu makan karena kamu tahu hanya itu yang bisa aku buat. Aroma kopi yang tiap pagi Aku buatkan untukmu, tiga sendok bubuk kopi dan satu sendok gula yang diseduh dengan air panas hasil rebusan, masih lekat di remang-remang indra penciumanku. Segala kesibukan yang dulu terasa berat dan tidak menyenangkan, kini terasa kian dirindukan. Sepiring panekuk dan secangkir kopi yang kamu balas dengan senyum dan kecup di pipi kananku, Aku selalu suka. Kamu selalu bersikukuh untuk sarapan, meski setelah itu kegiatanmu hanya seputar bergelu...

terima kasih sebanyak - banyaknya bisa saya bilang

pertama saya mau terima kasih buat Revy Tiara Zahra , yang sudah merombak habis - habisan blog saya jadi terlihat seperti blog cewek (?) good job kedua mau terima kasih buat Bunda , panggilan saya kepada mamanya Revy yang sudah menginspirasi banyak puisi serta cerpen dengan menggunakan bahasa yang lebih menggugah jiwa ketiga buat Virza yang tetep nemenin chat di facebook saat yang laen udah ke twitter (twitter lagi) keempat buat 'someone special' yang mau fotonya sama foto saya pas interview dan baru kenal dulu dibikin profile picture saya kelima buat Mas Danniar atau Mas Dandong yang mau ngasih traktiran besok walopun kayaknya saya cuma minta permen milkita emutan (lollipop maksudnya) keenam .. keenam .. sapa ya ? jadi lupa . keenam buat saya sendiri yang senantiasa ingin membahagiakan orang sekitar walaupun masih belum yakin apakah bisa membahagiakan diri sendiri :p oh iya , ini untuk ketujuh dan seterusnya , makasih buat temen - temen yang suka baca blog saya (g...

what you wanna tweet

this is maybe the reason why pak SBY feel bullied in twitter. twitter was so much fun when people can't be serious about it. kayaknya jarang ada hal yang bisa diseriusin di twitter. orang yang di twitter serius juga belum tentu aslinya serius. orang yang aslinya serius belum tentu di twitter serius. contohnya,.................aku. loh. yes. i thought i'm just me when i'm on twitter. aku lupa bahwa followersku ikut baca tweetku. oh mich please. di jaman sekarang ya, twitter is the only way you could relaxing your mind. entah itu mengomentari tweet nya nabilah yang garing. entah ngrecokin temen yang galau. entah sok-sok ngetwit galau padahal lagi ketawa-ketiwi sendirian. so please people, since you read this post, just don't judge people by their tweets. orang rusuhan, belum tentu aslinya rusuh. orang keren di twitter belum tentu aslinya keren. kecuali aku. i'm just me. in twitter or even in the real world. dan sekali lagi, twitter is the only way you c...